Makota Hai! Senang melihat kamu sudah menyempatkan waktu untuk membaca artikel di Makota. Jika ada keperluan, kamu bisa menghubungi saya melalui halaman Kontak.

6 Ciri Orang yang Mendekatimu Hanya untuk Pelarian di Kala Sepi

2 min read

Di antara kamu, mungkin ada yang pernah dekat dengan seseorang, namun tiba-tiba dia menghilang bagai kabut ditelan malam? Pasti ada rasa kecewa setelahnya. Kamu jadi bertanya-tanya, apakah kamu yang terbawa suasana atau dia yang memang hanya menjadikanmu tempat pelariannya.

Agaknya setiap orang memang memiliki sisi misterius ketika hendak menjalin hubungan, namun tidak dengan menjadikanmu objek pelipur lara hanya di kala sepi melanda.

Maka sudah seharusnya kamu tahu orang yang mendekati itu betulan serius atau hanya menjadikanmu selingan saat bosan.

Mulai sekarang, jangan menghabiskan waktu kamu yang berharga buat dia yang hanya menjadikanmu tempat kesepiannya. Kalau dia punya tanda-tanda seperti ini, segera jaga jarak sebelum kamu menyesal pada akhirnya.

1. Menjauhi kamu saat menyadari bahwa harapan dia padamu tidak sesuai kenyataan

Kamu pasti pernah mendapati dia yang dengan begitu intens ingin berkomunikasi namun lama-lama justru ingin menjauh. Mungkin kamu yang perlu menyesuaikan lagi dengan dia, namun itu bukan berarti itu salahmu sepenuhnya.

Ada orang tertentu yang butuh selalu diperhatikan dan didengar, namun kurang mampu melakukan hal yang sama.

Dia yang butuh selalu menyeka kesepian akan berharap orang lain dapat membantunya, namun ketika harapannya tidak sesuai kenyataan dia bakal mudah meninggalkan.

2. Lihat latar belakang dia dalam hal asmara, kalau punya jejak yang buruk sebaiknya kamu yang perlu waspada

Kamu butuh membuka mata kalau tidak setiap orang dapat menerima masa lalunya. Orang yang sering merasa sepi juga demikian, dia masih terbayang dengan hal-hal yang barangkali belum terselesaikan.

Boleh jadi, orang yang mendekati kamu itu baru putus dan butuh objek untuk menangkal rasa sepi.

Dalam fase ini, kamu mungkin akan kesulitan membedakan antara nyaman dan betulan ingin menjalin hubungan. Namun ingat bahwa ketika dia memberi kenyamanan sekarang, bukan berarti akan memberikan untuk seterusnya.

3. Dia yang betulan ingin tahu akan mengambil lebih banyak waktu, sebaliknya dia yang kesepian akan terburu-buru saat ingin lebih mengenal

Dia yang betulan serius mendekati akan dengan sabar mencari tahu tentang kamu. Dia percaya bahwa hubungan itu adalah tentang proses. Dia sangat menghargai bagaimana ketika kamu memberi respons perhatian yang diberikan. Bagaimana kalian mau saling menjalin ikatan baik sebagai teman.

Sebaliknya, dia yang hanya menjadikan kamu selingan di kala bosan tidak akan menganggap kamu itu penting untuk hubungan jangka panjang.

4. Dia lebih mudah meninggalkan kamu saat penasarannya sudah hilang

Adalah hal yang wajar ketika dia begitu menggebu ingin tahu perihal kamu, apalagi kalau saat itu ada hal-hal tertentu yang membuat dia tertarik.

Namun adalah hal lain ketika perilakunya menunjukkan iktikad kurang sopan, seperti ketika mudah meninggalkan kamu saat rasa penasaran sudah hilang. Orang seperti ini kadang hanya ingin mengobati rasa sepi saja, tidak lebih.

5. Orang yang kesepian sering kali manipulatif dan mudah memanfaatkan kamu setiap dia ingin

Dia yang merasa sepi kerap kali manipulatif, mudah memanfaatkan orang lain ketika ingin. Kalau kamu pernah mendapati dia lama membalas chat kamu, atau bahkan tidak pernah membalasnya lagi, sudah pasti dia masuk dalam kategori ini. Dia hanya memanfaatkan kamu ketika sepi mendera, namun akan mengabaikan saat kamu menghubunginya.

6. Jika ada hal yang lebih menyenangkan, dia akan memilih itu dan berlaga tidak pernah terjadi apa-apa denganmu

Dia yang mudah tertarik biasanya akan lebih mudah meninggalkan juga. Kalau ada sesuatu yang menurutnya itu lebih menjanjikan daripada kamu, tidak menutup kemungkinan dia bakal mudah membuangmu.

Jadi, tidak perlu menanggapi berlebihan saat ada orang yang terlalu bersemangat terhadapmu. Nanti logika kamu jadi ikut tumpul karena janji-janji manisnya yang belum tentu akan direalisasikan.

Persoalan perasaan itu tidak bisa dibuat main-main, kalau dia hanya ingin bermain lebih baik cari saja yang lain. Ingat, kalau bukan kamu yang melindungi dirimu, lalu siapa lagi?

Sumber: sulsel.idntimes.com

Makota Hai! Senang melihat kamu sudah menyempatkan waktu untuk membaca artikel di Makota. Jika ada keperluan, kamu bisa menghubungi saya melalui halaman Kontak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *